Minakata Jin Sensei beraksi lagi,,,cihuyyyy,,,,
JIN season 02 ini masih bercerita tentang kehidupan Jin Sensei di jaman Edo. Sebenernya Happy sih sudah tahu kalau akan ada kelanjutannya secara di ending season 01, Jin seisei masih ada di Edo dan belum kembali ke tempat asalnya. Ternyata di season 02 ini, kisahnya berlanjut, konfliknya juga berlanjut, malahan semakin rumit. Tapi, kalau dilihat-lihat dari judulnya JIN Final, mungkin di season 02 ini Jin Sensei akan time-slipped lagi ke era aslinya, but who Knows??? Happy akan meringkas eps.01 yawh! Ayo-ayo yang mau tahu keseruan nya di awal episode masuk-masuk..!!
Happy gak pernah kecewa nonton dorama ini, banyak kejutan, dan kejadian unik bin ajaib,,hahahaaa. Di
season 01, mungkin kita akan terkagum-kagum dengan cerita tentang wabah Kolera yang melanda jaman Edo saat itu, yang lebih keren lagi bagaimana solusi yang dibawa Jin-sensei dengan pengobatannya, meracik bahan-bahan calon obat seperti
penisilin, cairan infus atau men-
design alat-alat kedokteran yang hanya ada di jaman modern seperti
IV-drip (sistem infus), jarum suntik dll. Di
season 02 eps.01 ini, kita gak kalah dibuat “tersepona”, baru mulai saja sudah langsung ada tema wabah Beriberi (
Kakke), dan yang buwat ter-nga-nga

lagi adalah solusi untuk beriberinya,,hehehe,,apa tuh??? ini dia…
Terlihat menyakinkan,,hehee,,seperti pil atau obat telan gitu
Setelah diperkenalkan dan mulai proses pembuatan obatnya ,ini dia yang sudah jadi,,jaajaaannnngg


Namanya adalah : “Dounatsu”(Doghnut) : Dou = course, Na = Name, Tsu = Heaven
Yang ini pakai toping Anko (selai kacang merah), namanya jadi :
An-donats,,,,hahaaaa *ketawa guling2 bolak-balik sambil jetion kepla ke tembok




**Horor*
Karena pada jaman edo, masyarakat jepang umumnya hanya memakan nasi, sehingga asupan gizinya pun kurang. Beriberi sendiri juga muncul karena kekurangan vitamin B1. Solusinya Jin sensei adalah
dietary, mengganti nasi putih dengan nasi (beras merah), kentang dan kacang-kacangan. Begitu tuh penjelasan di doramanya *teteup gak mudeng,,


*.
Karena ibunya Saki-san yang kebetulan kena Beriberi susah banget dibilangin, akhirnya Jin sensei menyiasatinya dengan
pastry /adonan kue-kue-an dari kentang, ya donat itu,,,*Oh gitu,,,baru mudeng

*
Ei-san (Saki’s mother) belum pulih dari beriberi, Jin-sensei dengan berat hati harus pergi ke Kyoto karena bujukan dari Ryoma-san, untuk mengobati seseorang (Sakuma Shozan:politikus yang menggiatkan modernisasi *ternyata ada kisah dibalik ini*)

Kelihatan gak kalung yang dipakai orang yang luka-luka itu, jadi kalung itu terbuat dari pintalan net2/jaring-jaring yang dipakai di jaman modern untuk membungkus luka gitu deh, yang membuat Jin-sensei heran. Ceritanya, si Shozan-san ini waktu kecil pernah jatuh dari pohon dan tidak sadarkan diri, tahu-tahu dia sudah ada rumah sakit dengan kepala diperban. Dia gak tahu kalau ternyata dia berada di ratusan tahun dari jaman Edo, ketika dia mulai tahu ada di masa depan dan mencari informasi-informasi malah dia terjatuh dari tangga dan time-slipped lagi ke jaman Edo. Nah, net/perban yang ada dikepalanya dipintal menjadi kalung untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bermimpi datang ke masa depan. Setelah itu dia jadi orang yang hingar-bingar tahu tentang masa depan, orang-orang harus belajar ini dan itu karena di masa depan nanti akan menjadi begini dan begitu, terus saja bicara tanpa dasar, jadi banyak musuhnya deh. Trus maksudnya Jin-sensei ketemu orang ini apa?? Ternyata ketika sadar Shozan-san ini iri sama Jin-sensei,,,jadi intinya dia minta Jin-sensei membantu lebih banyak orang lagi selama ada di Edo dengan pengetahuannya.
Yang ini lumayan agak ribet, karena
Happy juga gak tahu kan sejarah jaman Edonya Jepang dan gak mau tahu, lebih pengin pahan sama sejarah bangsa sendiri


. Jadi, Alkisah ada dua
clan/kelompok lah istilahnya
Chosuu dan
Shinsengumi (alias kelompok shogunate/samurai kali ya??) yang saling bersitegang gitu deh, awalnya kalau kita nonton begitu aja pasti bingung dengan “sejarah-sejarah”an jepang begini, tapi karena
Happy bisa rewind’wind’wind’wind’ *JB wanna be* nontonya, jadinya sedikit-sedikit mudeng dengan alur.
Nah kelompok
Shogun ini ceritanya membakar rumah-rumah penduduk yang disusupi kelompok
Chosuu,,banyak orang gak bersalah meninggal dan sekarat, dengan peralatan dan obat yang seadanya Jin-sensei merawat semua orang yang luka-luka, tapi tiba-tiba dia dibawa paksa oleh pengawal petinggi
Shogun untuk mengobati tuannya alias dedengkotnya alias kepala pimpinannya dan alias-alias yang lain


Wah,, dilema banget, di satu sisi harus mengobati warga tak berdosa yang luka-luka, di sisi lain dia dibawa paksa untuk mengobati petinggi
Shogun yang membakar rumah-rumah penduduk..
Awalnya Jin-sensei menolak mengobati sang petinggi
Shogun, karena kalau dia mau mengobati si kepala pimpinannya itu berarti dia sama jahatnya dengan mereka. Eh ya udah malah diizinkan pergi deh tuh Jin-Sensei tapi akhirnya walaupun sudah diperbolehkan pergi bahkan diusir tapi JIN-sensei sambil berlutut memohon:
Anata wo takkesasete kudasai, “
Please allow me to save you”…Mana ada dokter yang
begging/memohon untuk nyembuhin pasiennya,,,so cueeewwtttt


,,,yang ada,,,“kalau gak mau ya udah, yang butuh sapa” *biasanya,,, tapi tidak semua begitu*
Selanjutnya adegan operasi, seperti biasa
looks real for me!! Perutnya di belah dan darahnya mengalir dari hasil bedahannya,,,woahhh,,menegangkan!!

Selesai di Kyoto,
Jin dan rombongan akhirnya pulang dan mendapati
Saki’s mother sudah sembuh dari Beriberi berkat kegigihan
Kichi (Tokoh anak laki-laki di
season01) *doi keren loh acting.nya


* yang terus membujuk
Ei-san untuk makan donat,,heheee…


Selesai *Eh, belum* Ternyata donat yang banyak manfaatnya itu juga menimbulkan banyak masalah yang semakin rumit di episode-episode berikutnya.
Happy kasih point dorama ini semua-semuanya deh, dari unsur ide cerita, para pemain,
setting tempat, sampai
soundtrack *aduh mak ini
OST season 01 dan
season 02 nya keren sekali, terharu denger lagu-lagunya* : 4.9999999999/5 (hampir gak bisa bedain dengan 5,,,*Nothing's perfect*
~Jya nee
be
Happy,,,,,